Minggu, 16 Oktober 2011

materi dan perubahannya

MATERI DAN PERUBAHANNYA
1.      HUKUM KEKEKALAN MASSA
Menyatakan bahwa massa zat sebelum reaksi sama dengan massa zat setelah reaksi. Dikemukakan oleh Lavosier
contoh:
1 gram gas hidrogen bereaksi dengan 8 gram gas oksigen menghasilkan 9 gram air.
H2(g) + O(g)          H2O
1 gram + 8 gram             9 gram
(massa sebelum reaksi) = (massa sesudah reaksi)
2. KLASIFIKASI MATERI
            Materi dapat digolongkan sebagi zat murni atau campuran.
  • ZAT MURNI
            Zat murni adalah unsur yang mempunyai sifat dan komposisi tertentu. Zat murni di bedakan menjadi Unsur dan Senyawa
  1. Unsur
            Unsur adalah zat tunggal yang secara proses kimia biasa tidak dapat diuraikan menjadi zat – zat yang sederhana. Unsur ada unsur logam ada non logam. Unsur logam umumnya bersifat mengkilap, keras, dan konduktor. Unsur non logam umumnya bersifat rapuh, lunak, mudah patah, dan isolator.
            Unsur logam contoh : besi ( Fe ), tembaga ( Al ), raksa ( Hg ), emas (Au)
            Unsur non logam contoh : karbon ( C ), nitrogen ( N ), klorin (Cl )
  1. Senyawa
            Senyawa adalah zat yang dibentuk dari berbagai jenis unsur yang saling terikat secara kimia dan memiliki komposisi yang tetap.
            senyawa dibedakan menjadi 2 kelompok ada senyawa organik dan senyawa anorganik.
            1. senyawa organik
            senyawa yang dibangun oleh unsur karbon sebagai kerangka utamanya. Contohnya : gula, alkohol, urea.
            2. senyawa anorganik
            senyawa yang dibangun tidak disusun dengan atom karbon
            contoh: garam dapur, almunium, emas, intan
  • Campuran
            campuran adalah suatu materi yang terdiri atas dua zat atau lebih yang tergabung menjadi satu. Yang masih mempunyai sifat zat asalnya dengan mempunyai komposisi yang bervariasi.
  1. Campuran homogen
            campuran homogen adalah campuran yang zat-zat penyusunnya tidak dapat dibedakan, dalam campuran homogen, seluruh bagian yang bercampur mempunyai sifat yang sama.
            contoh : larutan gula dan air, stanless steel ( gabungan besi, krom, dan nikel )
b. Campuran heterogen
            campuran heterogen adalah campuran yang zat – zat penyesunnya tidak bercampur secara sempurna.
            contoh : tanah yang bercampur dengan air, air dengan minyak, beras dicampur pasir.
  • Pemisahan Campuran
            partikel – partikel yang bercampur dalam suautu campuran dapat dipisahkan secara fisis, yaitu dengan cara penyaringan ( filtrasi ), kristalisasi, penyubliman ( sublimasi ), kromatografi, penyulingan atau destilasi, dan ekstraksi.
  1. Pemisahan campuran dengan penyaringan atau filtrasi
            prinsip kerjanya yaitu perbedaan kelarutan zat dalam air atau berdasarkan perbedaan ukuran partikel zat.
            misalnya campuran antara garam dengan pasir, setelah diberi air lalu disaring. Garam akan larut dalam air sedangkan pasirnya akan terhalang oleh kertas saring.
2. Pemisahan campuran berdasarkan kristalisasi
            perinsip kerjanya yaitu didasarkan bahwa pada keadaan lewat jenuh, salah satu zat yang bercampur akan membentuk kristal.
            contohnya pengkristalan garam yang diuapkan.
3. Pemisahan campuran dengan penyubliman ( sublimasi )
            prinsip kerjanya didasarkan pada sifat zat yang bercampur. Prnyubliman yaitu proses perubahan dari wujud padat ke gas. Contohnya pemurnian kamper ( naftalen )
4. Pemisahan campuran dengan kromatografi
            prinsip kerjanya yaitu pada perbedaan kecepatan merambat atau daya serap antara partikel – partikel zat yang bercampur pada medium dengan larutan pelarut tertentu.
5. Pemisahan campuran dengan penyulingan atau ( distilasi )
            prinsip kerjanya didasarkan pada berbedaan titik didih dari dua zat atau lebih yang bercampur. Partikel satu mendidih lalu menguap, sedangkan yang llainya tidak menguap. Contoh pemisahan air dengan alkohol.
6. Ekstraksi
            ekstraksi merupakan metode pemisahan dengan melarutkan bahan campuran dalam pelarut yang sesuai. Dasar metode pemisahan ini adalah kelarutan bahan dalam pelarut tertentu.



 

  • Kadar zat dalam campuran
            kadar zat dalam campran dinyatakan dalan % massa, % volume atu bpj ( bagian perjuta ).
TUGAS
  1. Apa yang dimaksud dengan materi?
  2. Jelaskan perbedaan antara unsur dan senyawa ! Jelaskan masing – masing disertai 5 contoh?
  3. Alkohol yang di jual di apotek dalam kemasan plastik kadarnya 7,5% . Hitung volume alkohol dalam kemasan botol 600 ml !
  4. Seorang siswa membuat larutan dengan cara mencampurkan 10ml etanol dan 5ml metanol dengan 85ml air.
            a. Tentukan kadar etanol dalam larutan!
            b. Tentukan kadar metanol dalam larutan!
c. Apabila campuran tersebut diambil sebanyak 20ml, maka berapkah volume etanol dan metanol yang masih tersisa.
5. Perbandingan massa almunium ( Al ) dan oksigen dalam molekul Al2O3  adalah 9:8. jika kedua unsur tersebut bereaksi dan membentuk Al2O3   sebanyak 136gram, berapakah massa Al dan O yang bereaksi sesuai hukum Lavosier.
Tugas kelas bawa spidol berwana, tetapi tiap orang berbeda, 1 orang 1 warna.

Rabu, 12 Oktober 2011

viskositas cairan

prinsip percobaan viskositas cairan yaitu membandingkan waktu alir beberapa larutan dengan pembandinggnya adalah air. semakin tinggi suhu semakin kecil viskositasnya